DESA TANGKIT BARU

Terima kasih anda telah berkunjung di forum " Desa Tangkit Baru " silahkan melakukan registrasi atau masuk menggunakan akun facebook.

Keuntungan registrasi :
~ Anda bisa berkomentar.
~ Membuat topik dan membalas topik.
~ Melihat video dan gambar.
~ Dan tanya jawab

Salam fada idi`
Cucu Fetta Fuang
DESA TANGKIT BARU

AMAN KOMPAK TERTIP INDAH PRODUKTIF

Photobucket Photobucket Photobucket

google+

TAITA WETTUWE

TANGGLA’ IYEWE ULENGNGE

Powered by Forum TangkitBaru

    4. TINGKATAN PENDUDUK DESA TANGKIT BARU

    Share

    Cucu Fetta Fuang
    Admin

    Jumlah posting : 234
    Bergabung : 24.06.12
    Umur : 31
    Lokasi : Tangkit baru, jambi, indonesia

    4. TINGKATAN PENDUDUK DESA TANGKIT BARU

    Post  Cucu Fetta Fuang on 19/10/12, 12:38 am

    Dengan memperhatikan tentang keadaan penduduk Desa Tangkit Baru, pada masa itu cukup banyak, Namun dasa sejumlah penduduk yang ada dapat dibagi menjadi 3 tingkat/fase yaitu sebagai berikut :


    1. Tingkatan I

        Tingkatan yang pertama ini adalah tingkatan penduduk Desa Tangkit Baru yang penuh rasa tanggung jawab terhadap tercapainya pembangunan Desa Tangkit Baru, mereka dengan penuh pengorbanan dan bersudah payah membanting tulang tentang merealisasi Pembangunan. Tingkatan ini berjumlah 18 kk, dibawah pimpinan Shekh Muhammad Said Bin Muhammad Yunus ( Puang Muhammad ). Kedatangan rombongan ini di desa Tangkit pada Tahun 1968.
        Keadatangan beliu beserta rombongan mendapat sambutan yang cukup baik dari kepala desa Tangkit Yaitu Al-marhun Pak Gimin begitu juga ketua Rt05 tangkit Al-marhum H.saing, Haji saing pada masa itu berdomisili di parit nomer 1 Tangkit. Memperhatikan tentang besarnya jumlah anggota beliu sedang rumah tempat penampungan sangat terbatas, maka sebagian dari rombongan beliu ditampung sementara dirumah saudara Muhammad Musa samping Pabrik Sabun Tangjong Pinang Kasang Khusus untuk perempuan. Sedangkan untuk para laki-laki menumpang di rumah saudara La.wello parit No 1 rt05 Tangkit.
        Memperhatikan kesulitan yang sedang diderita terutama sekali tempat penampungan anggota tersebut, Maka dengan segera dibuat pondok penampunga di parit 2 denga ukuran 10 X 50 Meter. Bedeng tersebut diperkirakan telah dapat menampung 18 kepala keluarga.
        Dalam jangka waktu yang tidak beberapa lama, bedeng tersebut telah selesai dibuat secara kerja sama tanpa pamrih. bedeng yang dibuat adalah dalam bentuk darurat, alat-alat tersebut terdiri dari dari :

    Like a Star @ heaven  Tiang bedeng terdiri dari kayu hutan bulat yang diambil dan dipikul dari hutab sejaug 1.5 meter dengan menempuh jalan nelukar penuh lumpur dan berair sedalam 50 Cm dan bahkan ada yang dalamnya sampai 1 meter.
    Like a Star @ heaven  Kasau dan tiang dinding juga dari kayu bulat diambil dari tempat yang sama.
    Like a Star @ heaven  Lantai dan dinding, diambil dari kulit kayu duren hutan dari tempat yang sama juga. cara pengambilannya ini agak sulit karena sebelum dikupas dari batangnya, terlebih dahulu dibuat potonganb kulit yang masih melekat pada batang sesuai ukuran panjang yang dikehendaki. setelah itu barulah dikupas.
    Like a Star @ heaven  Atap dari bedeng tersebut diambil ari daun ilalang karena mengingat daun nipa pada saat itu sangat sulit untuk diperoleh alias harus dibeli, sedang uang tidak ada. Atap yang dibuat dari daun ilalang tersebut jika musim penghujan akan segera membuat penghuni bedeng segera sibuk karna kehujanan, Beruntung jika hujan datang pada siang hari masih sempat ada usaha menyisipi/menutup bagian atap yang bocor tersebut. namun bial hujan datang pada malam hari tiak ada lagi daya dan upaya melainkan hanyalah bersabar dab berpasrah diri kepada Tuhan yang pencipta Alam semesta.

        Melihat dari segi besarnya bedeng yang dibuat sama sekali tidak ada yang menggunakan paku antara kayu yang satu ke kayu yang kain melainkan hanya menggunakan rotan untuk pengikat, karna paku ini juga membutuhkan uang.


    Anggota-anggota pada saat itu adalah sebagai berikut :




    1. Syekh Muhammad Said ( Puang Muhammad )
    2. H.Andi Tolla' Petta Billa' ( Puang Petta Haji Billa' ) Putra
    3. H.Andi Samsul Bahru Arung Lolo ( Puang Petta Haji Jaga ) Putra
    4. Drs.H.Andi Sanisiyu Petta Dunni ( Puang Petta Haji Dunni ) putra
    5. H.Andi Pawellangi petta kasau ( Puang petta Haji kasau ) Putra
    6. Andi Baso Martunis ( Puang Petta Bau' ) Putra

    Sedangkan ketiga Putra Syekh Muhammad Said pada saat itu belum dapat bekerja keras diantaranya :
     Like a Star @ heaven  Drs.Andi Abdussalam BA (Puang Petta maula)
     Like a Star @ heaven  Drs.Andi Zainal Abidin BA (Puang petta Rabbi)
     Like a Star @ heaven  Drs.Andi pajung BA (Puang Petta zul'afi)

    7.Nuruddin Taqwa (Keponakan beliu) Al marhum meninggal dunia di parit 2 tahun 1973.
    8.Nuhuddakik Dg Pabilla' (keponakan beliu)
    9.Abd.Gafar MR (keponakan Beliu)
    10. Abd.Gani MR (keponakan Beliu)
    11.Baso Mansyur asaf (Sepupu Beliu ) Al marhum meninggal dunia pada tahun 1985.
    12. Muhammad Ali Hanafi. Dg manurung
    13. Lacak Dg Matteru
    14. badrudding LW
    15. Hamzah Paragai
    16. Syamsudin Paragai
    17. M.Musa Dg paware'
    18. M.yakub BA
    19. M.jafar
    20. Ahmad Dg madimeng
    21. Abd.hafid Dg malinta'
    22. H.mandang
    23. M.Saleng Dg Palallo

    Catatan admin : Mohon maaf atas penulisan nama/gelar yang salah.

    Dalam jangka yang tidak terlalu lama setelah selesainya pondok menyusul kedatangan rombongan dari sulawesi yaitu : Basput Nasir bersama saudaranya Abd.Muin kemudian menyusul Drs.M.Yunus, Baso Nurdin dan M,Arifin MD.Anggota-anggota inilah yang termaksud inti dalam pembangunan Desa Tangkit Baru.

    Pada pembukaan areal hutan rimba yang berjumlah 1500 ha. Syekh Muhammad Said ( Puang Muhammad )bekerja atas dasar lisensi dari pemerintah sebagai berikut :

    1. Dari ketua RT05 Tangkit H.Saing (Al Marhum)
    2. Dari kepala desa Tangkit Gimin (Al Marhum)
    3. Pasirah kepala Marga Kumpeh Ulu Ibrahim Rudin dengan surat Izin tgl 1 januari 1968.
    4. Bapak Gubernur kepala daerah tingkat I Jambi a/n Drs.Abdurrahman Sayati tgl 6 mei 1974.
    5. Bupati kepala daerah Tingkat II Batang Hari tgl 26 pebruari 1975 (PJ.Bupati) Raden Suhur.

    Dengan adanya surat izin tersebut dalam rangka pembangunan hutan perintisan I mulai dikerahkan.


    Perintisan pertama bertujuan untuk mengetahui kebenaran luas areal dan menentukan jumlah batang parit yang ada. Rintisan mulai dimulai dari parit 2, karena parit 1 telah ada di buat oleh rombongan H.junaid dan H.saing sebagai ketua RT05 Tangkit pada waktu itu, rombongan H.saing datang dari indragiri asal sulawesi juga sedangkan H.Junaid bersal dari banjar, daerah parit 2 sebenarnya sebagian kecilnya telah di kerjakan oleh H.junaid, namun karena terlalu anyaknya hambatan terutama binatang yang membuat rusak serta memakan tanam-tanaman demikian juga banjir secara merata yang dalamnya 1 meteryang membuat tanam-tanaman menjadi mati, oleh karena itu rombongan tersebut mengundurkan diri keparit no 1. Binatang2 yang sering menghancurkan tanaman2 tersebut seperti babihutan,monyet,tupai dan sebagainya, sedangkan binatang buas seperti harimau, binatang ini lebih senang tinggal di belukar daripada di hutan. Menurut sebagian cerita dari masyarakat sekitar, syetanpun "mahluk halus" sering menghantui manusia sehingga kadang2 menjadi sakit, meninggal dan sebagainya,karena itulah hutan tersebut tak ada yang berani mengolahnya.

      Waktu sekarang 05/12/16, 07:32 pm